5 Bahaya Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud

5 Bahaya Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud

5 Bahaya Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud – Karena terjangkau dan mudah didapat, banyak orang mengandalkan cotton bud alias korek kuping untuk membersihkan telinga. Setelah selesai, kita rasanya puas dan lega melihat kotoran yang menempel di sana. Bahkan, ada orang mengorek kupingnya setiap hari. Kamu termasuk? Bila ya, segera hentikan kebiasaan ini.

Perlu kamu tahu, cotton bud sebaiknya hanya digunakan untuk membersihkan bagian luar telinga, bukan bagian dalam. Sebab, memasukkan cotton bud hingga ke dalam telinga justru bisa memicu berbagai masalah. Apa sajakah itu? Berikut rangkumannya.

1. Membuat kotoran masuk semakin ke dalam

Menggunakan cotton bud untuk membersihkan kotoran di dalam telinga malah dapat mendorong kotoran lebih dalam. Hal ini dapat mencegah telinga membersihkan kotoran secara alami dan menyebabkannya menumpuk di dalam telinga.

Melansir Healthline, penumpukan kotoran telinga yang terlalu banyak dapat menyebabkan gejala yang tidak menyenangkan, seperti rasa sakit dan pendengaran yang terganggu.

2. Cedera

Memasukkan korek kuping terlalu jauh ke dalam telinga berpotensi melukai struktur telinga tengah. Salah satu cedera telinga yang umum terkait dengan penggunaan cotton bud adalah gendang telinga yang pecah.

Sebuah studi dalam The Journal of Pediatrics mengamati cedera telinga terkait usapan pembersih telinga tersebut pada anak-anak antara tahun 1990 dan 2010. Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa sekitar 73 persen cedera telinga terjadi akibat penyeka kapas dikaitkan dengan aktivitas pembersihan telinga.

Selain itu, penggunaan cotton bud juga akan mendorong kotoran menjadi lebih dekat ke gendang telinga. Gendang telinga adalah selaput rapuh yang berperan penting dalam pendengaran. Jika kotoran telinga terdorong ke arahnya, maka kotoran dapat menempel ke membran.

3. Masuknya benda asing ke dalam telinga

Dalam beberapa kasus, kapas pada ujung cotton bud bisa saja terlepas di dalam telinga. Hal ini dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman atau nyeri. Dalam beberapa kasus, ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran.

Satu studi dalam jurnal Laryngoscope menyelidiki tentang kasus benda-benda asing di telinga yang biasa menyebabkan individu harus masuk ke ruang gawat darurat. Hasilnya, kapas adalah salah satu benda asing paling umum ditemukan pada orang dewasa.

4. Infeksi telinga

Melansir laman Agen IDN Poker , sebenarnya kotoran telinga juga  berfungsi untuk membantu menjebak dan memperlambat pertumbuhan bakteri yang masuk ke saluran telinga. Menggunakan cotton bud untuk menghilangkan kotoran telinga justru dapat menyebabkan saluran telinga menjadi kering dan teriritasi.

Selain itu, hal ini juga bisa menghilangkan mekanisme pertahanan alami telinga, sehingga menciptakan lingkungan tempat bakteri berkembang biak. Akibatnya, ini berpotensi menyebabkan infeksi telinga.

5. Sebenarnya, kotoran telinga bisa keluar dengan sendirinya

Kotoran telinga sebenarnya juga dapat membantu telinga menjadi tidak terlalu kering, memerangkap kotoran, dan mencegah bakteri masuk lebih dalam ke telinga.

Dikutip dari laman Healthline, seiring waktu, kotoran telinga secara alami bermigrasi ke bagian luar telinga untuk dibersihkan. Karena telinga mampu membersihkan diri, sebenarnya kita tidak perlu membersihkannya dengan cotton bud.

Manfaat Membaca Label Gizi pada Makanan Olahan

Manfaat Membaca Label Gizi pada Makanan Olahan

Manfaat Membaca Label Gizi pada Makanan Olahan – Tercetak dalam tulisan yang kecil dan monoton, label gizi pada makanan olahan sering kali diabaikan. Penelitian yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kepada 400 responden menemukan bahwa 69,4 persen masyarakat jarang membaca label gizi yang tertera pada makanan olahan.

Walaupun terdengar sepele, tindakan ini penting melakukan demi menjaga kualitas makanan yang kita konsumsi. Berdasarkan webinar bertajuk Cara Cerdas Memilih Produk Pangan dengan Logo #PilihanLebihSehat yang diadakan oleh Nestle , berikut ini lima manfaat membaca label gizi pada makanan kemasan.

1. Mengetahui nilai gizi yang dikandung makanan olahan

Tujuan dari hadirnya label gizi adalah sebagai sarana komunikasi antara produsen ke konsumen. Dengan membacanya, konsumen jadi tahu apa saja kandungan gizi yang masuk ke dalam tubuhnya. Produsen pun tidak bisa berbohong akan apa yang tertera pada label karena hal ini pengawasan oleh BPOM.

2. Bisa membatasi konsumsi makanan olahan

Namun jika kita mengetahui kandungan gizi dalam makanan, secara otomatis kita bisa membatasi konsumsinya agar sesuai dengan kebutuhan tubuh sehari-hari. Misalnya, asupan lemak maksimal per hari adalah 70 gram, protein 0,8 gram per 2 kilogram berat badan, dan lain sebagainya.

Maka jika kita mengetahui kandungan gizi dalam makanan, secara otomatis kita bisa membatasi konsumsinya agar sesuai dengan kebutuhan tubuh sehari-hari. Misalnya, asupan lemak maksimal per hari adalah 70 gram, protein 0,8 gram per 2 kilogram berat badan, dan lain sebagainya.

3. Agar konsumsi gula, garam, dan lemak tidak berlebihan

Membaca label gizi pada setiap makanan olahan yang kita konsumsi bisa membantu membatasi asupan gula, garam, dan lemak (GGL) harian. Sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang mengonsumsi gula, garam, dan lemak lebih dari batasan tersebut. Dr. Rimbawan memaparkan bahwa rata-rata konsumsi gula, garam, dan lemak pada masyarakat Indonesia masih kelebihan 30 persen. Salah satu penyebabnya adalah pengetahuan yang kurang dan malas untuk membaca label gizi makanan.

4. Terhindar dari risiko penyakit tidak menular

Melansir dari Daftar Live22 Implikasi dari konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih adalah meningkatnya risiko penyakit tidak menular (PTM). Antaranya adalah stroke, penyakit jantung, diabetes, gagal ginjal, dan lain sebagainya.

Penyakit-penyakit itulah yang banyak menyumbang angka kematian Indonesia. Dr. Rimbawan memberi tips untuk mengurangi risiko tersebut, yaitu dengan memperhatikan gizi dari makanan yang kita konsumsi.

5. Terdorong untuk mencari produk yang lebih sehat

Ini karena setelah membaca label pangan, mereka pun mengetahui kandungan gizi makanan olahan. Konsumen pun terdorong untuk memilih produk yang lebih rendah lemak, gula, dan natrium. Sebaliknya, mereka akan mencari produk yang kaya akan serat, zat besi, dan berbagai vitamin.

Salah satu cara mudah untuk memilih produk yang lebih berkualitas adalah melihat adanya label “Pilihan Lebih Sehat”. Hingga saat ini, produk yang bisa mendapatkan label tersebut adalah produk minuman kemasan, pasta, dan mi instan.

5 Manfaat Sehat Daun Salam Bukan Cuma Penyedap dan Pengharum Masakan

5 Manfaat Sehat Daun Salam Bukan Cuma Penyedap dan Pengharum Masakan

5 Manfaat Sehat Daun Salam Bukan Cuma Penyedap dan Pengharum Masakan – Daun salam merupakan bumbu masak dan penambah aroma yang sering digunakan dalam menu tumisan, rebus, sup, atau kukus. Lebih dari itu, ternyata daun salam (bay leaves) membawa banyak manfaat bagi kesehatan juga!

Daun salam (Syzygium polyanthum) diketahui mengandung minyak atsiri, tanin, flavonoid, alkaloid, serta methachaficol. Karena berbagai kandungan tersebut, daun ini sudah lama dimanfaatkan untuk pengobatan alami.

1. Penurun demam

Salah satu khasiat yang ditawarkan dari daun salam adalah kemampuannya dalam meredakan peradangan. Agen antiinflamasi ini berasal dari flavonoid.

Penelitian dalam Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry tahun 2015 membuktikan bahwa ekstrak etanol daun salam pada berbagai variasi dosis mampu menghambat dan menekan peradangan pada sebuah uji coba hewan.

Manfaat tersebut diduga karena peran flavonoid yang memberi efek antiinflamasi dalam ekstrak daun salam. Cara kerjanya adalah dengan menghambat jalur siklooksigenase pada jalur metabolisme asam arakidonat.

2. Berpotensi menurunkan kadar asam urat

Penyakit asam urat penyebabnya oleh penumpukan kristal pada persendian akibat tingginya kadar asam urat pada dalam tubuh. Sering kali, penyakit ini mengakibatkan sakit dan pembengkakan pada daerah jari-jari kaki, lutut, tumit, jari dan pergelangan tangan. Nah, daun salam ternyata berpotensi dalam mengatasi masalah ini.

Melansir dari Agen IDN Poker berdasarkan penelitian dalam jurnal Pharmacon tahun 2012, ekstrak daun salam mampu menurunkan kadar asam urat dalam darah hewan uji yang menggunakannya.

Adapun penelitian lainnya dalam CHMX Applied Scientific Journal tahun 2018 membuktikan bahwa terdapat pengaruh pemberian air rebusan daun salam terhadap kadar asam urat pada penderita.

Manfaat tersebut datang dari kandungan flavonoid yang punya sifat antioksidan dan mampu menghambat enzim xanthine oxidase, sehingga pembentukan asam urat dalam tubuh terhambat.

3. Sebagai antibakteri

Adanya senyawa antibakteri seperti minyak atsiri, tanin, dan flavonoid yang terdapat dalam daun salam membuat daun ini tidak usah pertanyakan lagi untuk aktivitas antibakterinya.

Menurut sebuah laporan dalam Jurnal Teknologi Laboratorium tahun 2014, infusa atau rebusan air daun salam mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa daun salam berpotensi untuk dijadikan alternatif antiseptik alami dalam pengobatan.

4. Sebagai antijamur

Bukan cuma punya keampuhan antibakteri, daun salam juga punya efek antijamur, dan ini pun tertuang dalam penelitian.

Berdasarkan penelitian dalam Jurnal Pembelajaran Biologi tahun 2014, daun salam terbukti mampu menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Kandungan antijamurnya datang dari minyak atsiri, flavonoid dan tanin.

Senyawa-senyawa aktif tersebut bekerja dengan menghambat pembelahan sel jamur, sehingga sel akan kehilangan kemampuannya untuk berkembang biak.

5. Mencegah pembentukan plak gigi

Plak gigi adalah lapisan lunak yang melekat erat pada permukaan gigi yang tidak membersihkan. Plak gigi ini merupakan kumpulan dari dari bakteri sisa-sisa makanan yang tertinggal. Jika membiarkan, plak gigi lama-lama akan mengakibatkan gigi kita berlubang. Daun salam juga pernah diteliti kemampuannya dalam mengatasi masalah ini.

Berdasarkan sebuah laporan dalam Jurnal Riset Kesehatan tahun 2015, penemuan adanya pengaruh berkumur dengan ekstrak daun salam dalam menghambat pembentukan plak gigi.

Lagi-lagi, manfaat tersebut berasal dari kandungan flavonoid, tanin, alkaloid, dan minyak atsiri yang mampu menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans, yaitu bakteri yang berperan dalam pembentukan plak gigi. Akhirnya, akumulasi plak gigi bisa menurunkan secara signifikan.

5 Hal Ini Millenial Berpotensi Kena Kolesterol

5 Hal Ini Millenial Berpotensi Kena Kolesterol

5 Hal Ini Millenial Berpotensi Kena Kolesterol – Seberapa sering sih kamu dengar beberapa temanmu yang suka ngeluh sakit kepala, kaki dan tangan mati rasa atau bengkak, dada terasa sesak? Bisa jadi temanmu punya gejala kolesterol tinggi lho. Eits, bukan gak mungkin lho, millennial kena kolesterol.

Apalagi dengan lifestyle yang kamu jalani saat ini. Mungkin saja selama ini kamu gak menyadari lho, makanan dan minuman yang kamu konsumsi bisa menyebabkan kolesterol. Sebenarnya kamu sudah tahu belum sih, apa saja faktor penyebab kolesterol? Coba yuk simak dulu ulasannya.

1. Fast food

Siapa sih yang bisa nolak sama makanan fast food alias cepat saji. Selain praktis, makanan ini juga punya rasa yang enak. Gak salah dong, banyak millennial yang suka banget sama produk olahan ini. Contohnya seperti, burger, pizza, ayam goreng, onion ring dan lain-lain.

Tidak sedikit juga millennial yang mengaku bucin sama fast food. Eits, tapi kamu harus tahu nih, makanan cepat saji ini jika dikonsumsi setiap hari bakal menimbulkan penyakit lho. Salah satunya kolesterol, soalnya makanan cepat saji ini mengandung banyak lemak jenuh.

2. Sering rebahan kurang olahraga

Kaum rebahan mana nih suaranya? Yap, selama work from home atau sekolah online, spot mana nih yang jadi favoritmu? Kasur, sofa atau di karpet? Wah, nikmatnya rebahan memang gak ada obatnya ya.

Tapi, kamu harus tahu efek buruk jika terlalu lama rebahan. Salah satunya, bisa menimbulkan kolesterol lho. Wah, bahaya juga ya! Gak ada salahnya kok rebahan tapi kamu juga harus imbangi dengan olahraga nih. Kamu bisa workout di pagi atau di malam hari, minimal 30 menit sehari dan harus rutin minimal 3 kali seminggu ya!

3. Jarang makan sayur dan buah

kapan nih terakhir kali kamu makan sayur dan buah? Seminggu yang lalu, atau sebulan yang lalu? Memang, tak sedikit lho millennial yang jarang konsumsi sayur dan buah. Alasannya macam-macam deh, ada yang terang-terangan memang gak suka, ada juga yang malas mengolahnya. Terutama, anak-anak kos nih yang lagi malas masak.

Melansir dari Sbobet Casino Padahal konsumsi sayur dan buah itu punya banyak sekali manfaat lho buat tubuh kamu. Salah satunya, bisa mengurangi kolesterol dari dalam tubuh. Terlebih juga, bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung lho! Oh iya, hari ini tanggal 29 September juga bertepatan dengan World Heart Day nih. So, mulai sekarang kamu bisa mulai proaktif menjaga kesehatan jantung, mengubah gaya hidup dan menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.

4. Kelebihan berat badan

Coba cek guys, apakah saat ini kamu termasuk orang yang kelebihan berat badan atau tidak. Soalnya orang yang punya berat badan berlebih bisanya juga punya nafsu makan yang tinggi lho. Akibatnya, dengan kondisi berat badan yang berlebih, bisa mengganggu dan menghambat metabolisme di dalam tubuh.

Oh iya, kamu juga tahu dong efek lainnya jika kamu kelebihan berat badan. Kamu bisa mengidap banyak penyakit, seperti kolesterol. Nah, mulai saat ini yuk jaga berat badanmu agar terhindar dari penyakit berbahaya!

5. Sering minum kopi

Millennial saat ini identik dengan kopi ya! Jujur aja deh, sehari kamu bisa menghabiskan berapa gelas? Dua sampai tiga, atau bahkan lebih dari tiga? Apalagi saat ini varian kopi sudah banyak banget pilihannya. Mulai dari Americano, Caffe Latte, Vanilla Latte, Kopi Gula Aren, Kopi Pandan, Kopi Regal dan masih banyak lagi deh variannya.

FYI guys, mulai sekarang kamu harus bisa kontrol minum kopi. Soalnya minum kopi berlebihan itu bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, efeknya juga bisa menjadikan darah lebih pekat sehingga menimbulkan penyempitan pembuluh darah yang berisiko menyebabkan serangan jantung dan stroke. Tapi, kamu masih boleh minum kopi kok, asalkan tidak lebih dari 6 cangkir sehari.

Ini 5 Cara Sehat dan Aman Minum Kopi

Ini 5 Cara Sehat dan Aman Minum Kopi

Ini 5 Cara Sehat dan Aman Minum Kopi – Kopi adalah salah satu minuman terpopuler di dunia. Bisa dinikmati panas atau dingin, bisa juga dicampur susu atau bahan lainnya sesuai preferensi. Namun, ternyata ada juga cara sehat dan aman minum kopi agar manfaat yang didapat optimal dan terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

Banyak ahli kesehatan yang percaya bahwa kopi adalah salah satu minuman yang menyehatkan. Sayangnya, manfaat tersebut juga kerap dibayang-bayangi efek samping seperti jantung berdebar hingga sulit tidur.

Nah, agar rutinitas minum kopi menyehatkan, ada beberapa tips yang perlu kamu terapkan, nih. Baca terus sampai habis, ya!

1. Tambahkan perasa alami

Melansir Women’s Health, untuk menambah rasa tanpa meningkatkan kalori, coba tambahkan sedikit ekstrak vanili murni atau sedikit kayu manis ke dalam secangkir kopi pagimu. Kayu manis sendiri dikenal memiliki beberapa manfaat kesehatan.

Berdasarkan sebuah laporan dalam jurnal Diabetes, Obesity and Metabolism tahun 2009, kayu manis terbukti dapat membantu menstabilkan gula darah.

Selain itu, sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Diabetes Care tahun 2003 menemukan bahwa kayu manis juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mendukung kolesterol sehat.

2. Selalu awali dengan minum air putih

Walaupun sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa kafein adalah diuretik (membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan), tubuh kita dapat menyesuaikan dengan asupan kafein yang konsisten, yang mana ini akan meniadakan efek dehidrasi.

Meskipun demikian, melansir Health, banyak orang yang memulai hari dengan kopi tidak memperhatikan asupan cairannya alias kurang minum air. Kalau kamu salah satunya, sebelum menyeduh kopi, minumlah segelas air putih atau infused water terlebih dulu setelah bangun tidur. Targetkan untuk minum setidaknya 2 liter air setiap harinya agar tubuh terhidrasi dengan baik.

3. Hindari ngopi di sore hari

Kopi adalah salah satu sumber kafein tertinggi. Melansir Healthline, kafein adalah stimulan yang memberi sentakan energi, sehingga kamu tetap terjaga walaupun sudah merasa lelah.

Namun, jika kamu minum kopi di sore hari, ini bisa mengganggu tidurmu. Padahal, tidur yang buruk dikaitkan dengan berbagai jenis masalah kesehatan. Maka dari itu, sebaiknya jangan lagi ngopi setelah jam 2 atau 3 sore.

4. Kombinasikan dengan makanan

Jika minum kopi cenderung membuat perutmu menjadi sakit, utamanya di pagi hari, cobalah minum secangkir kopi bersama makanan. Sebab, bagi sebagian orang, minum kopi saat perut kosong bisa terlalu keras dan asam.

Melansir Daftar Live22 , kalau perut kosong langsung isi kopi, kebiasaan ini bisa merusak lapisan perut dan peningkatan kecemasan. Kabar baiknya, risiko ini bisa dengan mudah mencegah dengan sarapan sebelum menikmati secangkir kopi pagimu.

Atau, kamu juga bisa menambahkan susu non-dairy ke dalam kopi untuk meminimalkan efeknya pada perut yang kosong. Kamu juga bisa memilih kopi yang kadar asamnya rendah.

5. Batasi penggunaan pemanis tambahan

Menurut Permenkes Nomor 30 Tahun 2013, anjuran konsumsi gula per orang per hari adalah 10 persen dari total energi (200 kkal). Jumlah tersebut setara dengan 4 sendok makan per orang per hari, atau 50 gram per orang per hari.

Jadi, perhatikan tambahan gula ke dalam kopimu, karena gula juga umumnya terkandung dalam makanan dan minuman yang kamu konsumsi setiap hari.

Hindari juga menambahkan creamer buatan karena cenderung tinggi gula, begitu juga dengan (susu) kental manis. Agar lebih sehat, gantikan dengan susu kelapa atau sedikit ekstrak vanila.

Fakta COVID-19 Juga Berbahaya bagi Anak Muda Bukan Hanya Orang Tua

Fakta COVID-19 Juga Berbahaya bagi Anak Muda Bukan Hanya Orang Tua

Fakta COVID-19 Juga Berbahaya bagi Anak Muda Bukan Hanya Orang Tua – Wabah COVID-19 masih terus merebak. Jumlah kasus kian hari kian meningkat dan ditambah dengan adanya informasi bagaimana virus SARS-CoV-2 itu mengalami mutasi menjadikan pandemik ini tidak bisa disepelekan.

Ada satu fakta tambahan lagi dari COVID-19 yang baru-baru saja ditemukan, yaitu tak hanya untuk orang lanjut usia, penyakit ini sama berbahayanya bagi pemuda. Journal of the American Medical Association menyebutkan dalam salah satu artikelnya para penderita dewasa muda juga riskan mendapatkan kondisi parah. Berikut ini adalah informasi yang didapat seputar COVID-19 di kalangan para pemuda.

1. Satu dari lima penderita COVID-19 anak muda masuk dalam perawatan intensif

Berdasarkan jurnal yang melakukan studi kepada para penderita COVID-19 yang berusia 18 sampai 34 tahun. Ada kecenderungan penderita penyakit tersebut mendapatkan perawatan intensif. Angkanya mencapai 20 persen yang mana 10 persennya sampai mendapatkan perawatan ventilasi mekanis. Sedangkan untuk angka kematian di antara pemuda tersebut mencapai tiga persen.

Walaupun angka mortalitasnya masih lebih rendah daripada penderita lanjut usia. Namun tetap saja kasus-kasus serangan jantung akibat COVID-19 di kalangan pemuda masih meningkat. Itu membuktikan bagaimana mereka yang muda-muda pun tidak bisa terhindar dari tingkat fatalnya wabah ini.

2. Komplikasi masih menjadi gerbang risiko mendapatkan COVID-19 yang mematikan

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan para orang lanjut usia punya risiko yang lebih tinggi meninggal karena COVID-19, jika punya penyakit lain. Diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, semua itu adalah penyakit yang mampu meningkatkan risiko mortalitas atau kondisi parah.

Efek komplikasi ini ternyata tak hanya berlaku untuk orang tua saja, tetapi juga anak muda. Menurut studi yang sama, angka risiko kondisi COVID-19 yang parah akibat komplikasi bagi anak muda setara dengan kondisi penderita dewasa paruh baya yang tidak mendapatkan komplikasi. Oleh karena itu pengawasan lebih lanjut perlu diperhatikan.

3. Obesitas menjadi faktor terbesar COVID-19 yang parah di kalangan anak muda

Dalam kasus Amerika Serikat, CDC mengumumkan obesitas menjadi isu kesehatan yang serius. Hampir 40 persen populasi di sana mendapatkan kondisi ini.

Koneksi obesitas dengan COVID-19 yang semakin parah adalah obesitas menyebabkan pernapasan pada seseorang terganggu. Gangguan tersebut diakibatkan karena tertutupnya gerakan diafragma atau perut akibat penimbunan obesitas itu.

“Kami juga mengetahui obesitas menambah risiko adanya pembekuan darah yang mana diasosiasikan dengan kondisi COVID-19 yang parah,” ujar Dr. Robert Glatter dari Lenox Hill Hospital di New York, kepada Healthline. Alhasil, kondisi beku darah itu dapat menyebabkan pendarahan yang berlebihan pula.

4. Selain itu, pemuda sering kali mengabaikan imbauan melakukan jaga jarak

Euro News memberitakan adanya laporan yang menyalahkan anak muda berusia 20 sampai 30 tahunan sebagai faktor utama penyebaran kasus COVID-19 di Eropa sana. Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, menyebut angka kenaikan penularan virus SARS-CoV-2 itu disebabkan anak muda yang tidak mempedulikan imbauan jaga jarak.

Pada Agustus 2020 lalu pula, terdapat data yang mengatakan adanya peningkatan kasus baru COVID-19 hingga 40 persen dan itu terjadi pada kelompok anak muda di Spanyol. Data lebih lanjut dari Euro News menunjukkan setidaknya pada Maret kemarin dari 1.000 pasien berumur 20 hingga 40 tahunan yang masuk ke ICU di Prancis, setidaknya 5 persen lebih mendapatkan perawatan intensif.

5. 25 persen dari anak muda penderita COVID-19 juga berisiko mendapatkan efek jangka lama

Lebih lanjut lagi, Agen IDN Poker pernah memaparkan bahwa satu dari empat anak muda penderita COVID-19 masih mendapatkan gejala penyakit tersebut, walau sudah berlangsung satu minggu lebih dari kesembuhan. Dijelaskan lebih lanjut bahwa para pemuda tersebut tidak pulih seperti sedia kala sebelum terjangkit. Walau mereka tidak punya catatan kesehatan yang lain dan tidak dirumahsakitkan.

Catatan penting dari masalah ini adalah adanya kemungkinan hingga 35 persen penderita anak muda itu tidak kembali ke kondisi semulanya walau sudah 14 hingga 21 hari lamanya. Rata-rata dari gejala itu adalah dalam bentuk batuk dan kelelahan.

Risiko Kesehatan Terlalu Sering Pakai Earphone

Risiko Kesehatan Terlalu Sering Pakai Earphone

Risiko Kesehatan Terlalu Sering Pakai Earphone – Saat lingkungan sekitar terlalu mengganggu, menyumpal telinga dengan earphone adalah salah satu cara untuk mengatasinya. Tinggal sambungkan ke handphone atau perangkat lain dan nyalakan musik favorit, kamu akan merasa lebih baik.

Dilansir Vice, orang yang tinggal di kota besar bisa menghabiskan 75 persen harinya dengan earphone menyangkut di telinga. Entah untuk mendengarkan musik, podcast, atau nonton serial favorit. Bukan hanya itu, kebiasaan ini bisa terjadi di mana saja, mulai dari kantor hingga kereta.

Melansir dari laman Daftar Live22 dengan gaya hidup seperti ini, pernahkah kamu mengkhawatirkan pendengaranmu? Kira-kira kita akan tuli tidak ya karena terlalu sering memakai earphone? Simak penjelasan berikut ini.

1. Suara seperti apa yang bisa merusak pendengaran

World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa suara dengan tingkat noise atau kebisingan lebih dari 85 desibel hanya boleh didengarkan dalam durasi delapan jam. Batas kebisingan yang boleh didengarkan secara konstan adalah 80 desibel. Contoh sumber suara yang mencapai 80 desibel adalah suara dari blender, kereta api sejauh 15 meter, dan suara mesin secara general.

2. Seberapa tinggi gelombang suara yang dihasilkan oleh earphone kita

Banyak earphone yang bisa melebihi batas gelombang suara tersebut. Misalnya saat kamu ingin mengalihkan diri dari kegaduhan di sekitarmu, kamu pasti akan menaikkan volumenya.

Sebagai patokan, file MP3 yang disetel dengan volume paling tinggi bisa mencapai 105 desibel. Tentunya ini jauh melampaui batas desibel yang bisa didengarkan secara konstan.

3. Kedekatan sumber suara dengan pendengaran juga menjadi masalah

Masalah lain yang dimiliki oleh earphone adalah kedekatannya dengan sistem pendengaran kita. Dengan jarak yang begitu dekat, tingkat noise yang dihasilkan kurang lebih akan sama dengan suara keras. Walaupun pada kenyataannya hanya kamu yang bisa mendengarkan suara earphone-mu.

4. Tanda-tanda suara earphone yang kamu dengarkan terlalu kencang

Terkadang kita tidak sadar jika ternyata volume earphone kita terlalu kencang. Sampai-sampai orang di sebelah yang harus mengingatkan kita. Ada beberapa tanda yang bisa menjadi patokanmu mengenai hal ini.

Yang pertama, saat kamu harus mengeraskan suaramu agar terdengar oleh dirimu sendiri. Kemudian, jika kamu tidak bisa mendengar suara orang yang sedang berbicara dengan jarak satu meter. Tanda lainnya adalah ketika kamu merasakan telinga berdenging dan tidak bisa mendengar dengan baik sesaat setelah melepaskan earphone.

5. Earphone memang bisa merusak pendengaran manusia

Dilansir The Week, WHO memperingatkan 1,1 miliar anak muda berpotensi kehilangan pendengaran karena suara keras dari earphone dan menghabiskan banyak waktu di tempat berisik. Ada banyak bahaya yang mengintai dari pemakaian speaker mini tersebut. Mulai dari kerusakan permanen pada telinga, kehilangan pendengaran di usia muda, serta meningkatkan infeksi telinga.

5 Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Mentimun

5 Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Mentimun

5 Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Mentimun – Sering jadi lalapan, dicampurkan ke air putih (infused water), atau dikonsumsi dalam bentuk acar, siapa, sih, yang tak mengenal mentimun atau timun?

Timun adalah satu dari sekian banyak jenis makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi untuk mendukung pola makan sehat maupun untuk orang-orang yang sedang menurunkan berat badan.

Mungkin masih banyak belum tahu, inilah manfaat sehat yang akan kamu dapat bila rutin mengonsumsi timun, termasuk keuntungan mengonsumsinya bila kamu sedang diet.

1. Rendah kalori, tinggi nutrisi

Melansir laman Agen IDN Poker  , satu buah timun yang belum dikupas (300 gram) mengandung nutrisi ini:

Serat: 2 gram
Protein: 2 gram
Mangan: 12 persen dari angka kecukupan gizi (AKG)
Vitamin C: 14 persen dari AKG
Vitamin K: 62 persen dari AKG
Magnesium: 10 persen dari AKG
Kalium: 13 persen dari DV
Kalori: 45
Karbohidrat: 11 gram
Total lemak: 0 gram

Berdasarkan sebuah laporan dalam jurnal Nutrients tahun 2016, para peneliti menemukan fakta bahwa sekitar 96 persen timun adalah air. Baik untuk mencegah dehidrasi.

Kamu direkomendasikan untuk mengonsumsi timun tanpa mengupas kulitnya. Bila dikupas, kamu malah bakal kehilangan sejumlah serat, vitamin, dan mineral tertentu.

2. Kaya akan kandungan antioksidan

Kebanyakan orang tahunya sumber antioksidan yang baik adalah buah-buahan jenis berry. Namun, siapa sangka timun juga punya kandungan antioksidan!

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengukur kekuatan antioksidan yang ada dalam timun. Sebanyak 30 orang dewasa tua diberikan bubuk timun. Hasilnya, terlihat peningkatan yang cukup signifikan pada beberapa aktivitas dan status antioksidan.

Namun, ada catatan penting dalam penelitian tersebut. Ada kemungkinan kalau bubuk timun mengandung dosis antioksidan yang lebih besar daripada timun segar yang dikonsumsi langsung.

Sementara itu, penelitian lainnya yang tertuang dalam Journal of Young Pharmacists tahun 2010 menyatakan bahwa timun mengandung flavonoid dan tanin. Senyawa-senyawa tersebut dikatakan efektif untuk memblokir radikal bebas yang berbahaya di tubuh.

3. Memperbaiki hidrasi tubuh

Selain dengan minum air putih, ada banyak cara lain untuk memenuhi kebutuhan cairan. Timun adalah salah satunya.

Studi dalam Journal of the American College of Nutrition tahun 2007 dan European Journal of Clinical Nutrition tahun 2003 membuktikan bahwa asupan hidrasi yang tepat juga akan memengaruhi kinerja fisik dan metabolisme menjadi lebih baik.

Sementara itu, laporan dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2013 menemukan adanya perbaikan status hidrasi dari 442 anak yang meningkatkan asupan buah dan sayuran mereka. Timun adalah salah satu yang dikonsumsi.

4. Pendukung diet

Timun bisa kamu andalkan dalam mendukung dietmu  yang mungkin juga sedang kamu jalani. Bisa menjadi campuran jus, dijadikan salad, campuran roti lapis, dijadikan makanan pendamping menu makan utama, dan sebagainya.

Melansir NutritionData, secangkir jus timun (104 gram) hanya mengandung 16 kalori, sedangkan 300 gram timun hanya mengandung 45 kalori.

Studi dalam jurnal Nutrients tahun 2016 meneliti 3.628 orang yang mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi air dan rendah kalori. Hasilnya, mereka mampu menurunkan berat badan dengan hasil yang cukup signifikan.

5. Mengurangi kadar gula darah

Timun juga telah terbukti dapat menurunkan kadar gula darah dan mencegah komplikasi lewat studi yang dilakukan pada hewan. Memang, masih butuh penelitian lebih lanjut untuk dengan uji pada manusia untuk benar-benar membuktikannya.

Seperti yang ada dalam laporan di Journal of Ethnopharmacology tahun 1995, mentimun terbukti dapat mengurangi dan mengontrol gula darah. Bahkan, timun juga ditemukan mampu mengurangi stres oksidatif dan mencegah komplikasi.

5 Aromaterapi yang Paling Populer dan Bermanfaat untuk Kesehatan

5 Aromaterapi yang Paling Populer dan Bermanfaat untuk Kesehatan

5 Aromaterapi yang Paling Populer dan Bermanfaat untuk Kesehatan – Beberapa menjalani gaya hidup sehat seperti menerapkan pola makan dan pola tidur yang baik, termasuk rutinitas olah raga. Namun sebagian yang lain percaya bahwa beberapa wewangian juga dapat memberi manfaat yang baik untuk kesehatan, seperti penggunaan minyak aromaterapi.

Meski pada mulanya aromaterapi dikenal untuk terapi penyembuhan, tapi dewasa ini mulai banyak dimanfaatkan dalam keseharian. Biasanya, aromaterapi digunakan dalam bentuk minyak esensial yang berasal dari ekstrak tumbuhan untuk diambil khasiatnya. Dari sekian banyak aromaterapi ada beberapa yang cukup populer baik karena wanginya maupun manfaatnya.

1. Bargamot

Melansir dari laman  Daftar Live22  Bergamot yang berasal dari tanaman Citrus Bergamia ini biasanya dimanfaatkan untuk dipakai sebagai campuran dalam parfum dan sabun. Akan tetapi, pemakaian bargamot sebagai aromaterapi ternyata bermanfaat untuk meredakan stres, menstimulasi liver untuk membersihkan zat-zat racun dari dalam tubuh, melancarkan sistem pencernaan, mengatasi masalah kulit seperti eksim, dan memperbaiki suasana hati.

2. Lavender

Dikenal sebagai tanaman yang cukup populer dalam melawan gigitan nyamuk, lavender memang memiliki aroma yang harum sekaligus menyegarkan. Bukan hanya dimanfaatkan untuk pengharum ruangan, ekstrak lavender juga sering dipakai untuk campuran garam mandi dan lotion. Bukan hanya itu, lavender juga dipercaya dapat meredakan stres, sakit kepala, migrain, dan mempercepat penyembuhan dari sakit flu.

3. Peppermint

Peppermint yang memiliki aroma mentol seringkali ditemukan dalam produk rumah tangga, kecantikan, dan makanan serta minuman. Bukan hanya aromanya yang menyegarkan, tapi manfaat aromaterapi peppermint juga tergolong baik untuk kesehatan. Di antaranya dapat meningkatkan kesehatan mental, menambah energi, meningkatkan konsentrasi, memperbaiki sistem pencernaan, membantu mengatasi iritasi dan ruam pada kulit.

4. Tea Tree

Wewangian yang satu ini berasal dari ekstrak daun teh. Biasanya tea tree sering digunakan sebagai campuran produk perawatan kulit, mulai dari parfum, lotion, shampo, sabun, hingga obat kumur. Kepopuleran tea tree memang cukup beralasan sebab dapat meningkatkan kekuatan imunitas tubuh, membantu mengatasi infeksi, dan mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, tea tree juga bermanfaat untuk melegakan pernapasan, mengatasi ketombe, serta menghalau serangga.

5. Ylang-ylang

Ylang-ylang merupakan wewangian yang berasal dari bunga kenanga. Biasanya ylang-ylang digunakan untuk meredakan stres dan sebagai afrodisiak. Ylang-ylang sebagai salah satu wewangian aromaterapi dimanfaatkan untuk membantu meredakan sakit kepala, mual, dan menormalkan tekanan darah. Selain itu, ylang-ylang juga dapat menstimulasi pertumbuhan rambut, serta mengendalikan produksi kelenjar minyak dalam kulit.

5 Manfaat Beras Hitam bagi Kesehatan Baik untuk Diet

5 Manfaat Beras Hitam bagi Kesehatan Baik untuk Diet

5 Manfaat Beras Hitam bagi Kesehatan Baik untuk Diet – Beras hitam merupakan jenis beras yang termasuk dalam jenis beras Oryza sativa L. Beras hitam mendapatkan warna hitam keunguan khas dari pigmen antosianin, yang memiliki sifat antioksidan kuat.  Tiongkok kuno, beras ini juga mendapat julukan beras terlarang karena anggapan sangat unik dan bergizi sehingga ada larangan untuk semua, kecuali bangsawan. Namun saat ini, beras hitam dapat ditemukan di banyak masakan di seluruh dunia.

Melansir dari Sbobet Casino Selain karena warnanya yang hitam, beras ini memiliki keunggulan lain dari pada beras pada umumnya, khususnya bagi kesehatan. Nah, berikut ini beberapa manfaat beras hitam bagi kesehatan.

1. Kaya akan antioksidan

Selain menjadi sumber protein, serat, dan zat besi yang baik. Beras hitam mengandung beberapa jenis antioksidan yang tinggi menurut penelitian dalam jurnal Food Chemistry.

Antioksidan sendiri adalah senyawa yang melindungi sel dari stres oksidatif yang disebabkan oleh molekul yang dikenal sebagai radikal bebas. Fungsi ini amatlah penting karena stres oksidatif telah dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa kondisi kronis, seperti penyakit jantung, Alzheimer, dan beberapa jenis kanker.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Tingginya antioksidan dalam makanan telah terbukti mampu membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung. Flavonoid seperti yang ada dalam beras hitam telah terkait dengan penurunan risiko pengembangan dan kematian akibat penyakit jantung, menurut studi dalam Journal of Nutritional Science.

Selain itu, penelitian pada hewan dan manusia yang mempublikasikan dalam Journal of Translational Medicine menunjukkan bahwa antosianin dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida.

3. Menurunkan berat badan

Nasi hitam memiliki karakteristik yang penting untuk manajemen dan penurunan berat badan. Yaitu rendah kalori, rendah karbohidrat, dan tinggi serat makanan. Sebuah penelitian dalam Nutrition Research yang menguji perbedaan penurunan berat badan yang menyebabkan oleh nasi putih . Serta campuran beras merah dan nasi hitam pada 40 perempuan yang kelebihan berat badan dalam 6 minggu.

Pada akhir penelitian, terdapat hasil bahwa kelompok yang mengonsumsi nasi merah atau hitam menunjukkan penurunan berat badan yang lebih tinggi dan indeks massa tubuh (BMI) dan persentase lemak tubuh yang lebih rendah secara signifikan dari pada kelompok yang mengonsumsi nasi putih. Artinya, beras merah dan hitam dapat bekerja dengan sangat baik dalam terapi diet untuk perempuan bertubuh gemuk.

4. Meningkatkan fungsi otak

Banyak peneliti percaya bahwa stres oksidatif memiliki efek merugikan pada fungsi kognitif. Karenanya, antioksidan seperti antosianin yang terdapat dalam beras hitam bermanfaat untuk mengurangi stres oksidatif ini dan menjaga kesehatan fungsi otak. Studi komparatif yang dilakukan oleh universitas kesehatan di Bulgaria. Telah menemukan bahwa antosianin mampu meningkatkan fungsi belajar dan memori pada tikus yang menderita defisit estrogen.

Studi dalam Annals of Neurology yang melakukan pada 16 ribu orang dewasa menemukan bahwa konsumsi makanan kaya antosianin dalam jangka panjang memperlambat laju penurunan kognitif hingga 2,5 tahun.

5. Melindungi dari tekanan darah tinggi

Menurut studi dalam Current Atherosclerosis Reports, serat makanan yang terdapat dari beras hitam atau biji-bijian pada umumnya telah terbukti. Untuk melindungi kesehatan jantung dengan tidak hanya menjaga tekanan darah normal tetapi juga dengan mengurangi kadar lemak, mengatur berat badan, meningkatkan metabolisme glukosa, dan mengurangi peradangan kronis.