7 Alasan Pentingnya Medical Check-up Sejak Muda

7 Alasan Pentingnya Medical Check-up Sejak Muda

7 Alasan Pentingnya Medical Check-up Sejak Muda – Jangan mentang-mentang masih muda dan tidak pernah sakit, kemudian menyimpulkan bahwa kamu sehat-sehat saja. Justru karena masih muda itulah kamu harus mengetahui kondisi medismu. Merasa sehat-sehat saja dan tidak pernah sakit bukan berarti kamu benar-benar sehat.

Melansir dari lamanĀ  Sbobet Casino banyak sekali yang akan diperiksa ketika medical check-up, mulai dari gula darah, tekanan darah, kolesterol, jantung, mata, kulit, telinga, gigi, tulang dan lainnya. Ini sangat penting dan perlu dilakukan secara berkala. Dilansir berbagai sumber, berikut tujuh alasan pentingnya melakukan medical check-up.

1. Mendeteksi penyakit sejak muda

Selain memeriksa tingkat kesehatan, medical check-up merupakan langkah antisipasi yang efektif dalam mendeteksi kemungkinan adanya penyakit serius dalam tubuh dan risiko-risikonya.

2. Mencegah penyakit berlanjut ke tahap yang lebih serius

Terdeteksinya gejala kemudian dapat mencegah penyakit tersebut berlanjut ke tahap yang lebih serius. Setelah medical check-up, kita bisa melakukan pemeriksaan lanjutan dan mengambil tindakan dengan dokter atau spesialis yang sesuai dengan penyakitnya.

3. Mengurangi biaya medis jangka panjang

Biaya yang kamu keluarkan untuk medical check-up tidak ada apa-apanya dari pada dengan biaya yang harus membayarkan untuk menyembuhkan penyakit berat yang sudah tergolong parah. Itulah mengapa kita sangat perlu mengetahui kondisi kesehatannya sedini mungkin.

4. Memiliki data kesehatan

Data kesehatan akan sangat penting dan berguna bagi para dokter untuk menentukan langkah apa yang sebaiknya kita jalankan. Dokter dapat dengan mudah mencari dan mengetahui semua hal tidak wajar yang sedang kita alami.

5. Memotivasi diri sendiri dan orang lain untuk hidup sehat

Mengetahui kondisi kesehatan secara teratur, otomatis akan membuat kita lebih sadar untuk hidup sehat, kemudian menularkannya pada orang lain. Bukan menularkan penyakit ya, tetapi menularkan semangat untuk hidup sehat.

6. Membandingkan kondisi terbaru dengan sebelumnya

Rutin melakukan medical check-up membuat kita memiliki data kesehatan dari waktu ke waktu. Dengan demikian kita bisa membandingkannya dengan kondisi sebelumnya dan mengoreksi gaya hidup kita jika mengalami penurunan kondisi kesehatan.

7. Memberi sedikit rasa tenang

Mengetahui kondisi kesehatan sejak dini pasti akan memberikan ketenangan. Kita akan tahu apakah tubuh kita benar-benar sehat atau sedang ada penyakit serius yang sedang berkembang dalam tubuh kita.

Satu Lagi Vaksin Corona yang Bakal Didistribusikan Sebelum Akhir 2020

Satu Lagi Vaksin Corona yang Bakal Didistribusikan Sebelum Akhir 2020

Satu Lagi Vaksin Corona yang Bakal Didistribusikan Sebelum Akhir 2020 – Pfizer menambah satu daftar vaksin Corona yang diprediksi bisa didistribusikan sebelum akhir tahun 2020 di Amerika Serikat. CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan hal ini bisa direalisasikan jika vaksin sudah terbukti aman dan efektif.
“Jika FDA menyetujui vaksin ini, perusahaan siap untuk mendistribusikannya sampai ratusan ribu dosis,” kata Bourla yang dikutip dari Sbobet Casino

Para pejabat kesehatan dan pembuat obat di Amerika Serikat sudah mempercepat pengembangan kandidat vaksin dengan berinvestasi dalam penelitian tersebut. Meskipun hal ini bisa saja sia-sia jika vaksin yang dihasilkan tidak efektif dan aman. Perusahaan tersebut telah bekerja sama dengan produsen obat dari Jerman, yaitu BioNTech.

Vaksin buatan Pfizer ini mengandung materi genetik yang disebut messenger RNA atau mRNA. Para ilmuwan berharap materi genetik ini bisa membuat sistem kekebalan tubuh melawan virus Corona pada manusia.

Pfizer merupakan satu dari tiga perusahaan yang saat ini sedang dalam pengujian tahap akhir untuk vaksin Corona. Dua perusahaan lainnya yaitu Moderna dan AstraZeneca yang belum lama ini kembali melanjutkan uji cobanya setelah sempat terhenti karena alasan keamanan.

Pfizer sudah mengajukan proposal ke FDA untuk bisa memperluas uji coba tahap akhirnya dengan bantuan dari 44.000 peserta relawan vaksin. Jumlah ini meningkat secara signifikan dari target sebelumnya, yaitu sebanyak 30.000 peserta.

Vaksin Virus Corona

Selain itu, sembilan perusahaan obat, termasuk Pfizer juga merilis surat perjanjian yang akan memprioritaskan keselamatan dan menjunjung tinggi ‘integritas proses ilmiah’, dalam pengembangan vaksin virus Corona.

Vaksin virus Corona COVID-19 yang dikembangkan perusahaan biofarmasi China siap digunakan untuk umum pada November mendatang.

Wu Guizhen, kepala ahli biosekuriti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China. Mengatakan masyarakat sudah mulai bisa menerima suntikan vaksin COVID-19 di awal November setelah uji klinis fase III diklaim berjalan dengan lancar.

Wu menambahkan telah mendapat suntikan vaksin pada bulan April dan merasa baik selama beberapa bulan terakhir. Meskipun dia tidak menyebutkan secara spesifik kandidat vaksin COVID-19 mana yang telah dia ambil.

Deretan Obat yang Direkomendasikan untuk Pasien Covid-19

Deretan Obat yang Direkomendasikan untuk Pasien Covid-19

Deretan Obat yang Direkomendasikan untuk Pasien Covid-19 – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan ada sejumlah obat yang bisa digunakan untuk menangani pasien Covid-19. Obat ini merupakan rekomendasi dari lima asosiasi dokter spesialis di Indonesia.

Yakni, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Persatuan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN), dan Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI). Lima asosiasi dokter spesialis ini telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebelum menerbitkan alur penanganan penderita Covid-19.

Melansir dari Agen IDN Poker “Di situ disampaikan bahwa untuk pasien dengan gejala ringan selain isolasi mandiri diberikan beberapa obat salah satunya vitamin yaitu vitamin C, antivirus dan beberapa antivirus yang memiliki potensi untuk menyembuhkan Covid-19,” jelas Wiku dalam konferensi pers.

Asosiasi dokter spesialis juga merekomendasikan Remdesivir, Favipiravir, Lopinavir-ritonavir, Oseltamivir dan Paracetamol. Untuk menangani pasien-pasien yang mengalami demam lebih dari 38 derajat celcius. Sedangkan Klorokuin dan Azithromycin bisa digunakan untuk mengobati pasien dengan gejala sedang.

Harus dengan Anjuran Dokter

Wiku menambahkan, asosiasi dokter spesialis memperbolehkan penggunaan antikoagulan apabila ada potensi terjadinya penggumpalan darah pada tubuh pasien Covid-19.

“Sedangkan untuk gejala berat atau kritis digunakan Kortikosteroid dan antibiotik spektrum luas sesuai dengan perkembangan klinisnya,” sambungnya.

Mantan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini menegaskan, pengggunaan obat-obat tersebut harus atas anjuran dokter. Masyarakat tidak boleh mengonsumsi obat atas inisiatif sendiri.

“Kami sampaikan ini dengan maksud adalah agar seluruh dokter yang ada di Indonesia, tenaga kesehatan betul-betul dapat memilih pengobatan yang terbaik. Khusus untuk masyarakat, ini hanya sekadar pengetahuan karena obat-obatan hanya diberikan atas rekomendasi dokter dan tidak untuk dikonsumsi atas inisiatif sendiri,” tutupnya.

Temukan Obat COVID-19

Sebelumnya, tim peneliti dari Universitas Airlangga Surabaya. Badan Intelijen Negara (BIN) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menemukan tiga kombinasi obat penawar COVID-19.

Ketiga kombinasi obat adalah Lopinavir/Ritonavir dan Azithromycin, Lopinavir/Ritonavir dan Doxycycline, serta Hydrochloroquine dan Azithromyci.

COVID-19 RI Tembus 3 Ribu Kasus Perhari 7 Hari Berturut-turut

COVID-19 RI Tembus 3 Ribu Kasus Perhari 7 Hari Berturut-turut – Selama 7 hari berturut-turut, jumlah kasus harian virus corona Indonesia COVID-19 jumlah 3 ribu kasus rusak. Total konfirmasi positif sejauh terdaftar 221.523 kasus.

COVID-19 RI Tembus 3 Ribu Kasus

3 Ribu Kasus Perhari 7 Hari Berturut-turut – Penambahan kasus atas 3.000 per hari terjadi berturut-turut sejak September 2020. 8 Kemajuan Rincian kasus tersebut sebagai berikut:

September 8: menambahkan 3.046 kasus
Bulan September 9: menambahkan 3307 kasus
September 10: tambahnya 3.861 kasus
11 dunia: tambahnya 3737 kasus
September 12: 3806 kasus tambahkan
Bulan September 13: 3636 kasus tambahkan
September 14: 3.141 kasus menambahkan.

Pertumbuhan virus rincian Corona Indonesia pada Senin (2020/09/14), adalah sebagai berikut:

1. Kasus positif 3141 tumbuh 221.523

2. Pasien pulih dari tanaman 3395 158.405

3. Pasien meninggal meningkat 118-8841

Sebelumnya pada Minggu (2020/09/13), jumlah kasus positif COVID-19 virus Corona yang tercatat 218.382 kasus pulih 155.010, dan 8723 kasus meninggal.

Menteri Kesehatan Agus Putranto Terawan mengungkapkan persentase kasus penularan virus corona Indonesia. Pada 13 September 2020, kasus aktif rata-rata, untuk 25,02 persen.
Angka ini sebut sedikit lebih besar dari jumlah kasus yang aktif secara global sebesar 24,78 persen. Selanjutnya, untuk mencapai 155.010 kasus memulihkan pasien dengan tingkat pemulihan 71 persen.

“Pemulihan rata-rata sedikit lebih rendah daripada dunia 72 persen. Pemerintah juga bekerja keras untuk mengurangi angka kematian, rata-rata angka kematian Indonesia menurun dari 4,49 persen pekan lalu menjadi 3,99 persen,” katanya tekan melepaskan Presiden Sekretariat Youtube, Senin (14/09/2020).

Data COVID untuk 19 kasus infeksi per September 13, 2020 ada 218 382 kasus positif dengan 155.010 pasien sembuh dan 8723 Corona meninggal.

Dalam kesempatan tersebut, menurut http://thedehealth.com/ Menteri juga sebut COVID-19 RI Tembus 3 Ribu Kasus ketersediaan tempat tidur rumah sakit rujukan dari COVID-19 pasien. Jakarta, Menteri yang sebut pemerintah telah menyiapkan dua ruang isolasi untuk pasien menara COVID-19 tanpa gejala ringan atau tanpa gejala, dengan kapasitas 4218.