5 Manfaat Sehat Daun Salam Bukan Cuma Penyedap dan Pengharum Masakan

5 Manfaat Sehat Daun Salam Bukan Cuma Penyedap dan Pengharum Masakan

5 Manfaat Sehat Daun Salam Bukan Cuma Penyedap dan Pengharum Masakan – Daun salam merupakan bumbu masak dan penambah aroma yang sering digunakan dalam menu tumisan, rebus, sup, atau kukus. Lebih dari itu, ternyata daun salam (bay leaves) membawa banyak manfaat bagi kesehatan juga!

Daun salam (Syzygium polyanthum) diketahui mengandung minyak atsiri, tanin, flavonoid, alkaloid, serta methachaficol. Karena berbagai kandungan tersebut, daun ini sudah lama dimanfaatkan untuk pengobatan alami.

1. Penurun demam

Salah satu khasiat yang ditawarkan dari daun salam adalah kemampuannya dalam meredakan peradangan. Agen antiinflamasi ini berasal dari flavonoid.

Penelitian dalam Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry tahun 2015 membuktikan bahwa ekstrak etanol daun salam pada berbagai variasi dosis mampu menghambat dan menekan peradangan pada sebuah uji coba hewan.

Manfaat tersebut diduga karena peran flavonoid yang memberi efek antiinflamasi dalam ekstrak daun salam. Cara kerjanya adalah dengan menghambat jalur siklooksigenase pada jalur metabolisme asam arakidonat.

2. Berpotensi menurunkan kadar asam urat

Penyakit asam urat penyebabnya oleh penumpukan kristal pada persendian akibat tingginya kadar asam urat pada dalam tubuh. Sering kali, penyakit ini mengakibatkan sakit dan pembengkakan pada daerah jari-jari kaki, lutut, tumit, jari dan pergelangan tangan. Nah, daun salam ternyata berpotensi dalam mengatasi masalah ini.

Melansir dari Agen IDN Poker berdasarkan penelitian dalam jurnal Pharmacon tahun 2012, ekstrak daun salam mampu menurunkan kadar asam urat dalam darah hewan uji yang menggunakannya.

Adapun penelitian lainnya dalam CHMX Applied Scientific Journal tahun 2018 membuktikan bahwa terdapat pengaruh pemberian air rebusan daun salam terhadap kadar asam urat pada penderita.

Manfaat tersebut datang dari kandungan flavonoid yang punya sifat antioksidan dan mampu menghambat enzim xanthine oxidase, sehingga pembentukan asam urat dalam tubuh terhambat.

3. Sebagai antibakteri

Adanya senyawa antibakteri seperti minyak atsiri, tanin, dan flavonoid yang terdapat dalam daun salam membuat daun ini tidak usah pertanyakan lagi untuk aktivitas antibakterinya.

Menurut sebuah laporan dalam Jurnal Teknologi Laboratorium tahun 2014, infusa atau rebusan air daun salam mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa daun salam berpotensi untuk dijadikan alternatif antiseptik alami dalam pengobatan.

4. Sebagai antijamur

Bukan cuma punya keampuhan antibakteri, daun salam juga punya efek antijamur, dan ini pun tertuang dalam penelitian.

Berdasarkan penelitian dalam Jurnal Pembelajaran Biologi tahun 2014, daun salam terbukti mampu menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Kandungan antijamurnya datang dari minyak atsiri, flavonoid dan tanin.

Senyawa-senyawa aktif tersebut bekerja dengan menghambat pembelahan sel jamur, sehingga sel akan kehilangan kemampuannya untuk berkembang biak.

5. Mencegah pembentukan plak gigi

Plak gigi adalah lapisan lunak yang melekat erat pada permukaan gigi yang tidak membersihkan. Plak gigi ini merupakan kumpulan dari dari bakteri sisa-sisa makanan yang tertinggal. Jika membiarkan, plak gigi lama-lama akan mengakibatkan gigi kita berlubang. Daun salam juga pernah diteliti kemampuannya dalam mengatasi masalah ini.

Berdasarkan sebuah laporan dalam Jurnal Riset Kesehatan tahun 2015, penemuan adanya pengaruh berkumur dengan ekstrak daun salam dalam menghambat pembentukan plak gigi.

Lagi-lagi, manfaat tersebut berasal dari kandungan flavonoid, tanin, alkaloid, dan minyak atsiri yang mampu menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans, yaitu bakteri yang berperan dalam pembentukan plak gigi. Akhirnya, akumulasi plak gigi bisa menurunkan secara signifikan.

Ini 5 Cara Sehat dan Aman Minum Kopi

Ini 5 Cara Sehat dan Aman Minum Kopi

Ini 5 Cara Sehat dan Aman Minum Kopi – Kopi adalah salah satu minuman terpopuler di dunia. Bisa dinikmati panas atau dingin, bisa juga dicampur susu atau bahan lainnya sesuai preferensi. Namun, ternyata ada juga cara sehat dan aman minum kopi agar manfaat yang didapat optimal dan terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

Banyak ahli kesehatan yang percaya bahwa kopi adalah salah satu minuman yang menyehatkan. Sayangnya, manfaat tersebut juga kerap dibayang-bayangi efek samping seperti jantung berdebar hingga sulit tidur.

Nah, agar rutinitas minum kopi menyehatkan, ada beberapa tips yang perlu kamu terapkan, nih. Baca terus sampai habis, ya!

1. Tambahkan perasa alami

Melansir Women’s Health, untuk menambah rasa tanpa meningkatkan kalori, coba tambahkan sedikit ekstrak vanili murni atau sedikit kayu manis ke dalam secangkir kopi pagimu. Kayu manis sendiri dikenal memiliki beberapa manfaat kesehatan.

Berdasarkan sebuah laporan dalam jurnal Diabetes, Obesity and Metabolism tahun 2009, kayu manis terbukti dapat membantu menstabilkan gula darah.

Selain itu, sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Diabetes Care tahun 2003 menemukan bahwa kayu manis juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mendukung kolesterol sehat.

2. Selalu awali dengan minum air putih

Walaupun sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa kafein adalah diuretik (membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan), tubuh kita dapat menyesuaikan dengan asupan kafein yang konsisten, yang mana ini akan meniadakan efek dehidrasi.

Meskipun demikian, melansir Health, banyak orang yang memulai hari dengan kopi tidak memperhatikan asupan cairannya alias kurang minum air. Kalau kamu salah satunya, sebelum menyeduh kopi, minumlah segelas air putih atau infused water terlebih dulu setelah bangun tidur. Targetkan untuk minum setidaknya 2 liter air setiap harinya agar tubuh terhidrasi dengan baik.

3. Hindari ngopi di sore hari

Kopi adalah salah satu sumber kafein tertinggi. Melansir Healthline, kafein adalah stimulan yang memberi sentakan energi, sehingga kamu tetap terjaga walaupun sudah merasa lelah.

Namun, jika kamu minum kopi di sore hari, ini bisa mengganggu tidurmu. Padahal, tidur yang buruk dikaitkan dengan berbagai jenis masalah kesehatan. Maka dari itu, sebaiknya jangan lagi ngopi setelah jam 2 atau 3 sore.

4. Kombinasikan dengan makanan

Jika minum kopi cenderung membuat perutmu menjadi sakit, utamanya di pagi hari, cobalah minum secangkir kopi bersama makanan. Sebab, bagi sebagian orang, minum kopi saat perut kosong bisa terlalu keras dan asam.

Melansir Daftar Live22 , kalau perut kosong langsung isi kopi, kebiasaan ini bisa merusak lapisan perut dan peningkatan kecemasan. Kabar baiknya, risiko ini bisa dengan mudah mencegah dengan sarapan sebelum menikmati secangkir kopi pagimu.

Atau, kamu juga bisa menambahkan susu non-dairy ke dalam kopi untuk meminimalkan efeknya pada perut yang kosong. Kamu juga bisa memilih kopi yang kadar asamnya rendah.

5. Batasi penggunaan pemanis tambahan

Menurut Permenkes Nomor 30 Tahun 2013, anjuran konsumsi gula per orang per hari adalah 10 persen dari total energi (200 kkal). Jumlah tersebut setara dengan 4 sendok makan per orang per hari, atau 50 gram per orang per hari.

Jadi, perhatikan tambahan gula ke dalam kopimu, karena gula juga umumnya terkandung dalam makanan dan minuman yang kamu konsumsi setiap hari.

Hindari juga menambahkan creamer buatan karena cenderung tinggi gula, begitu juga dengan (susu) kental manis. Agar lebih sehat, gantikan dengan susu kelapa atau sedikit ekstrak vanila.

5 Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Mentimun

5 Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Mentimun

5 Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Mentimun – Sering jadi lalapan, dicampurkan ke air putih (infused water), atau dikonsumsi dalam bentuk acar, siapa, sih, yang tak mengenal mentimun atau timun?

Timun adalah satu dari sekian banyak jenis makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi untuk mendukung pola makan sehat maupun untuk orang-orang yang sedang menurunkan berat badan.

Mungkin masih banyak belum tahu, inilah manfaat sehat yang akan kamu dapat bila rutin mengonsumsi timun, termasuk keuntungan mengonsumsinya bila kamu sedang diet.

1. Rendah kalori, tinggi nutrisi

Melansir laman Agen IDN Poker  , satu buah timun yang belum dikupas (300 gram) mengandung nutrisi ini:

Serat: 2 gram
Protein: 2 gram
Mangan: 12 persen dari angka kecukupan gizi (AKG)
Vitamin C: 14 persen dari AKG
Vitamin K: 62 persen dari AKG
Magnesium: 10 persen dari AKG
Kalium: 13 persen dari DV
Kalori: 45
Karbohidrat: 11 gram
Total lemak: 0 gram

Berdasarkan sebuah laporan dalam jurnal Nutrients tahun 2016, para peneliti menemukan fakta bahwa sekitar 96 persen timun adalah air. Baik untuk mencegah dehidrasi.

Kamu direkomendasikan untuk mengonsumsi timun tanpa mengupas kulitnya. Bila dikupas, kamu malah bakal kehilangan sejumlah serat, vitamin, dan mineral tertentu.

2. Kaya akan kandungan antioksidan

Kebanyakan orang tahunya sumber antioksidan yang baik adalah buah-buahan jenis berry. Namun, siapa sangka timun juga punya kandungan antioksidan!

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengukur kekuatan antioksidan yang ada dalam timun. Sebanyak 30 orang dewasa tua diberikan bubuk timun. Hasilnya, terlihat peningkatan yang cukup signifikan pada beberapa aktivitas dan status antioksidan.

Namun, ada catatan penting dalam penelitian tersebut. Ada kemungkinan kalau bubuk timun mengandung dosis antioksidan yang lebih besar daripada timun segar yang dikonsumsi langsung.

Sementara itu, penelitian lainnya yang tertuang dalam Journal of Young Pharmacists tahun 2010 menyatakan bahwa timun mengandung flavonoid dan tanin. Senyawa-senyawa tersebut dikatakan efektif untuk memblokir radikal bebas yang berbahaya di tubuh.

3. Memperbaiki hidrasi tubuh

Selain dengan minum air putih, ada banyak cara lain untuk memenuhi kebutuhan cairan. Timun adalah salah satunya.

Studi dalam Journal of the American College of Nutrition tahun 2007 dan European Journal of Clinical Nutrition tahun 2003 membuktikan bahwa asupan hidrasi yang tepat juga akan memengaruhi kinerja fisik dan metabolisme menjadi lebih baik.

Sementara itu, laporan dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2013 menemukan adanya perbaikan status hidrasi dari 442 anak yang meningkatkan asupan buah dan sayuran mereka. Timun adalah salah satu yang dikonsumsi.

4. Pendukung diet

Timun bisa kamu andalkan dalam mendukung dietmu  yang mungkin juga sedang kamu jalani. Bisa menjadi campuran jus, dijadikan salad, campuran roti lapis, dijadikan makanan pendamping menu makan utama, dan sebagainya.

Melansir NutritionData, secangkir jus timun (104 gram) hanya mengandung 16 kalori, sedangkan 300 gram timun hanya mengandung 45 kalori.

Studi dalam jurnal Nutrients tahun 2016 meneliti 3.628 orang yang mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi air dan rendah kalori. Hasilnya, mereka mampu menurunkan berat badan dengan hasil yang cukup signifikan.

5. Mengurangi kadar gula darah

Timun juga telah terbukti dapat menurunkan kadar gula darah dan mencegah komplikasi lewat studi yang dilakukan pada hewan. Memang, masih butuh penelitian lebih lanjut untuk dengan uji pada manusia untuk benar-benar membuktikannya.

Seperti yang ada dalam laporan di Journal of Ethnopharmacology tahun 1995, mentimun terbukti dapat mengurangi dan mengontrol gula darah. Bahkan, timun juga ditemukan mampu mengurangi stres oksidatif dan mencegah komplikasi.